Senin, 10 November 2025

CONTOH TEKS PROSEDUR

 Teks Prosedur: Pembuatan dan Perawatan Taman Sekolah

Tujuan

Menciptakan taman sekolah yang hijau, rapi, dan mendukung lingkungan belajar seih serta menjadi media edukasi siswa tentang pelestarian alam.

Alat dan Bahan

Alat:

Cangkul, sekop kecil, garpu tanah

  1. Gunting rumput, gunting tanaman
  2. Ember, gayung, selang air
  3. Sarung tangan, topi, sepatu boot
  4. Tempat sampah terpilah

Bahan:

  1. Bibit tanaman (bunga, sayur, pohon kecil)
  2. Pupuk kompos/organik
  3. Tanah gembur, pasir, sekam
  4. Batu hias, pot bekas (opsional)
  5. Label nama tanaman (kertas/kayu)

Langkah Pembuatan Taman

Perencanaan

  • Bentuk tim taman (guru + 5–10 siswa per kelas).
  • Pilih lokasi: halaman depan, pinggir lapangan, atau rooftop.
  • Buat sketsa sederhana: bedengan, jalur setapak, tempat duduk.

Persiapan Lahan

  • Bersihkan area dari sampah, rumput liar, dan batu.
  • Gemburkan tanah sedalam 20–30 cm pakai cangkul.
  • Campur tanah dengan sekam dan pupuk kompos (rasio 2:1:1).

Pembuatan Bedengan

  • Buat bedeng berukuran 1 × 2 m, tinggi 20 cm (gunakan bata bekas/bambu).
  • Buat jalur setapak dari batu kali atau potongan kayu.
  • Pasang label “Taman Sekolah – Jangan Injak”.

Penanaman

Tanam bibit sesuai jenis:

  • Bunga (kamboja, matahari) di pinggir.
  • Sayur (selada, bayam) di bedeng tengah.
  • Pohon kecil (flamboyan) di sudut.
  • Jarak tanam: 20–30 cm antar bibit.
  • Siram secukupnya hingga tanah lembap.

Dekorasi

  • Hias dengan batu putih, pot bekas berisi tanaman hias.
  • Pasang papan nama tanaman dari kayu bekas.

Langkah Perawatan Taman

Penyiraman

  1. Pagi (06.30–07.00) dan sore (16.00–16.30).
  2. Gunakan air comberan yang disaring atau air hujan.
  3. Hindari genangan: buang air berlebih dari bedeng.

Pemupukan

  1. Setiap 2 minggu: tabur pupuk kompos tipis-tipis.
  2. Gunakan air cucian beras sebagai pupuk cair (1:10).

Pemangkasan

  1. Gunting daun kering/kuning setiap Jumat Bersih.
  2. Potong rumput pinggir bedeng agar rapi.

Pengendalian Hama

  1. Semprot larutan bawang putih + cabai (1:1:10 air) untuk ulat.
  2. Pasang jebakan botol bekas berisi air gula untuk semut.

Pemeliharaan Rutin

  1. Cek drainase: bersihkan selokan taman setiap bulan.
  2. Cat ulang label tanaman yang pudar.
  3. Ganti tanaman mati dalam 1 minggu.

CONTOH TEKS DESKRIPSI

 TEKS DESKRIPSI

Tentang situasi dan kondisi lingkungan sekolah SMPN 160 JAKARTA. 


Situasi & Kondisi Lingkungan SMPN 160 Jakarta

SMPN 160 Jakarta adalah sekolah yang terletak di kawasan Ceger, dekat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, SMPN 160 Jakarta berdiri sejak 1977 sebagai sekolah negeri yang dikelilingi perumahan padat, jalan raya ramai, dan sisa-sisa hijau pinggiran ibu kota. Dengan lahan terbatas namun terawat, sekolah ini menjadi oase kecil di tengah hiruk-pikuk urban Jakarta Timur, menawarkan keseimbangan antara akses kota dan upaya pelestarian lingkungan bagi ratusan siswanya. Permukiman warga di sekitarnya didominasi rumah sederhana dan klaster modern, di mana suara anak-anak bermain dan pedagang kaki lima menambah nuansa ramah namun kadang bising. Bangunan sekolah 4 lantai dengan cat putih biru yang masih bersih berdiri kokoh, meski beberapa dinding mulai retak akibat usia. Ruang kelas berjendela lebar memungkinkan cahaya matahari masuk, dan suara motor, mobil, sepeda, orang sedang berjualan berlalu lalang, selalu terdengar di setiap harinya. 

Setiap pagi, selalu ada anak pengurus OSIS/MPK dan guru-guru yang selalu menyapa dengan hangat dan senyuman. Setiap hari di jam ke nol selalu ada kegiatan seperti upacara, makan bersama/jalan santai, pramuka, literasi, dan religi. Gedung utama berbentuk huruf “U”. Di tengahnya, tiang bendera tinggi menjulang—setiap Senin pagi, bendera dikerek dengan lagu “Indonesia Raya”. Cuaca yang berubah setiap harinya, suasana ikut berubah setiap harinya. Suara bel istirahat yang berbunyi selalu dinantikan oleh siswa-siswi, saat istirahat siswa-siswi keluar kelas selalu ramai dengan berlalu lalang, bercanda tawa di lapangan atau di depan kelas. Halaman sekolah yang luas dilengkapi lapangan olahraga multifungsi untuk basket, voli, dan sepak bola, dikelilingi pohon-pohon rindang seperti flamboyan dan mahoni yang memberikan teduh alami, serta taman kecil dengan bunga-bunga tropis. Ventilasi ruang kelas yang menghadap jalan utama kadang terganggu suara lalu lintas, meski bangunan empat lantai dengan fasilitas laboratorium dan perpustakaan tetap mendukung lingkungan belajar kondusif. 

Secara keseluruhan, lingkungan SMPN 160 Jakarta Timur menawarkan keseimbangan antara aksesibilitas urban dan ruang hijau yang mendukung 11 ekstrakurikuler seperti karate, pencak silat, dan kesenian musik. Meski terbatas oleh lahan kota, upaya sekolah dalam menjaga kebersihan dan prestasi non-akademik menjadikannya teladan bagi siswa untuk menghargai tanggung jawab lingkungan di tengah perkembangan Jakarta yang pesat. Walaupun sekolah ini terbatas ruang, namun kaya inisiatif. Di tengah tekanan urbanisasi, sekolah ini tetap berusaha menciptakan ruang belajar yang nyaman, hijau, dan mendidik—bukan hanya tentang pelajaran di papan tulis, tapi juga tentang tanggung jawab menjaga bumi di tengah kota yang terus berkembang.






Kamis, 06 November 2025

BAB 7: TEKS CERITA INSPIRATIF

 TEKS CERITA INSPIRATIF

Teks cerita inspiratif (atau teks inspirasi) adalah jenis teks naratif yang berisi kisah atau cerita (bisa fiksi maupun nonfiksi/berdasarkan kisah nyata) yang bertujuan menggugah semangat, memberi motivasi, ilham, atau pelajaran hidup positif kepada pembaca. Kisah ini biasanya menunjukkan perjuangan, ketekunan, keberanian, atau transformasi tokoh sehingga pembaca termotivasi untuk menjadi lebih baik.

Tujuan Teks Cerita Inspiratif

  • Memberikan motivasi dan semangat hidup.
  • Menyampaikan pesan moral, nilai positif, atau amanat kehidupan.
  • Mengajak pembaca untuk bertindak lebih baik atau mengatasi kesulitan.

Ciri-ciri Teks Cerita Inspiratif

  • Umumnya diangkat dari kisah nyata (pengalaman pribadi, tokoh terkenal, atau peristiwa benar), meski ada juga yang fiksi tapi masuk akal.
  • Memiliki tema tertentu (misal: ketekunan, kejujuran, persahabatan, mengatasi disabilitas, dll).
  • Judul menarik dan mengundang rasa penasaran.
  • Bentuk naratif (bercerita) dengan alur yang jelas.
  • Ada tokoh utama yang mengalami perjuangan dan akhirnya berhasil atau berubah positif.
  • Mengandung pesan moral/amanat yang kuat di akhir cerita.
  • Bahasa emosional, deskriptif, dan menyentuh hati.

Struktur Teks Cerita Inspiratif Struktur umum yang paling sering digunakan (terutama di kurikulum SMP kelas 9):

  1. Abstraksi (atau Pengantar Singkat) Ringkasan awal atau gambaran umum cerita untuk menarik perhatian pembaca.
  2. Orientasi Pengenalan tokoh, latar (waktu dan tempat), serta situasi awal.
  3. Perumitan Peristiwa / Komplikasi Munculnya masalah, rintangan, konflik, atau tantangan yang dihadapi tokoh (bagian puncak ketegangan).
  4. Resolusi Penyelesaian masalah, bagaimana tokoh mengatasi rintangan, usaha keras, atau titik balik positif.
  5. Koda (atau Penutup/Amanat) Kesimpulan cerita, pesan moral, pelajaran yang bisa diambil, atau refleksi yang menginspirasi pembaca.

Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif

  • Menggunakan kata-kata yang emosional dan deskriptif (kata sifat, kiasan, majas).
  • Kata kerja material (berlari, berjuang, menangis) dan mental (berpikir, merasa, berharap).
  • Konjungsi temporal (kemudian, setelah itu, akhirnya, pada suatu hari).
  • Kalimat majemuk untuk menggambarkan perasaan dan peristiwa.
  • Dialog (percakapan tokoh) sering digunakan agar cerita lebih hidup.
  • Bahasa naratif dengan sudut pandang orang pertama atau ketiga.

Contoh Teks Cerita Inspiratif Singkat Judul: Tabungan Adinda

Abstraksi Sejak kecil, Adinda diajarkan bahwa menabung adalah kunci masa depan yang cerah.

Orientasi Adinda adalah siswi SD kelas 5 yang tinggal di desa kecil. Setiap hari ia mendapat uang saku Rp5.000 dari ibunya. Berbeda dengan teman-temannya yang langsung membelanjakan untuk jajan, Adinda selalu menyisihkan Rp3.000 ke celengan.

Perumitan Peristiwa / Komplikasi Suatu hari, sepeda Adinda rusak parah. Ia sangat ingin memperbaikinya agar bisa berangkat sekolah lebih cepat. Namun, biaya perbaikan mencapai Rp150.000. Adinda sedih karena tabungannya baru Rp120.000 setelah bertahun-tahun. Ia hampir menyerah dan meminjam uang ke teman.

Resolusi Dengan tekad kuat, Adinda memutuskan untuk tidak menyerah. Ia menjual gambar-gambar lukisannya ke tetangga dan menambah tabungan dari membantu ibu berjualan. Akhirnya, setelah 3 bulan, tabungannya cukup. Sepeda diperbaiki, dan Adinda kembali bersekolah dengan semangat.

Koda Dari pengalaman itu, Adinda belajar bahwa kesabaran dan ketekunan dalam menabung akan membuahkan hasil. “Menabung pangkal kaya, bukan hanya kata-kata, tapi kenyataan,” gumamnya sambil tersenyum.

Pesan Moral: Ketekunan dan disiplin kecil sehari-hari bisa mengubah hidup menjadi lebih baik.

BAB 6: TEKS DISKUSI

 TEKS DISKUSI

Teks diskusi adalah jenis teks yang menyajikan dua sudut pandang berbeda (pro dan kontra) terhadap suatu isu atau permasalahan, dengan tujuan untuk membahas, membandingkan argumen, dan mencari solusi atau kesimpulan yang seimbang.

BAB 5: TEKS TANGGAPAN

 TEKS TANGGAPAN

Teks tanggapan dapat berfungsi mengakrabkan pelajar dengan sikap apresiatif dan kritis. Tanggapan dapat berupa persetujuan, pujian, ketidaksetujuan, dan kritik. 


HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI

HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI: 1. Isi Link Kedua (Blog: Materi Bahasa Indonesia Kelas IX SMP PJJ – Januari 2026) Link ini berisi materi lengk...