Minggu, 25 Januari 2026

HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI

HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI:

1. Isi Link Kedua (Blog: Materi Bahasa Indonesia Kelas IX SMP PJJ – Januari 2026)

Link ini berisi materi lengkap Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 9 SMP. Materi ini mencakup topik-topik berikut secara mendalam, lengkap dengan pengertian, ciri-ciri, contoh, kesalahan umum, dan kesimpulan:

  • Majas Pleonasme → Majas yang menggunakan kata berlebih/berulang untuk penegasan (contoh: "turun ke bawah", "naik ke atas").
  • Kalimat Efektif → Kalimat yang jelas, ringkas, tidak boros kata, tidak ambigu, sesuai kaidah (contoh perbaikan: menghindari "macam-macam" yang berlebihan).
  • Kata Sapaan → Kata untuk menyapa sesuai konteks (formal: Bapak/Ibu; santai: Bro/Sis; umum: Halo).
  • Macam-macam Kata Ganti → Kata pengganti benda/orang agar teks lebih variatif dan kohesif:
    • Kata ganti orang (saya, kamu, dia, mereka)
    • Kata ganti penunjuk (ini, itu)
    • Kata ganti penghubung (yang)
    • Kata ganti tak tentu (seseorang, sesuatu)
    • Kata ganti tanya (siapa, apa)
    • Kata ganti kepemilikan (-ku, -mu, -nya)
  • Makna Kata → Berbagai jenis makna:
    • Denotatif (makna asli/netral)
    • Konotatif (makna kiasan/emosional)
    • Leksikal, gramatikal, asosiatif, dll.

Tujuannya: Membantu siswa memahami dan menerapkan kaidah bahasa Indonesia yang baik dalam komunikasi sehari-hari maupun tulisan.

2. Isi Link Pertama: https://www.facebook.com/share/r/1JKpVY3C4b/)

Video tersebut kemungkinan besar membahas kesalahan fatal dalam penggunaan kalimat atau bahasa lisan, khususnya pada bagian akhir/penutup kalimat atau pidato. Topik yang paling cocok dan relevan adalah:

  • Kalimat yang tidak efektif (boros kata, pleonasme, atau redundan), terutama pada kalimat ke-7 yang disebut "sangat fatal" → ini menunjukkan contoh kesalahan umum seperti penambahan kata berlebih yang membuat kalimat kurang efektif atau terdengar bertele-tele.
  • Bisa juga terkait penggunaan kata ganti atau makna kata yang salah jika konteksnya lebih luas, tapi dari penekanan "kalimat ke-7 atau terakhir yaitu sangat fatal", ini sangat mengarah ke kalimat efektif dan majas pleonasme (karena pleonasme sering membuat kalimat terasa "fatal" atau kurang profesional, terutama dalam konteks MC/moderator).

Reel ini biasanya berformat:

  • Penjelasan singkat + contoh buruk vs baik.
  • Teks overlay untuk menyoroti kesalahan.
  • Suara narasi ringan + backsound santai (seperti suara air mancur yang disebut).
  • Ditutup dengan pesan "semoga bermanfaat".

Hubungan Utama Antara Kedua Link

Kedua konten ini saling melengkapi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 SMP PJJ Januari 2026:

  • Blog → Sumber materi utama/teori lengkap. Memberikan penjelasan mendalam, definisi, banyak contoh, dan latihan.
  • Reel FacebookRingkasan visual + praktis dari salah satu topik di blog, khususnya Kalimat Efektif dan/atau Majas Pleonasme. Reel ini berfungsi sebagai:
    • Penguatan cepat (untuk siswa yang bosan baca teks panjang).
    • Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari (misalnya saat berpidato, MC, atau chatting).
    • Penekanan pada kesalahan "fatal" yang sering terjadi, sesuai contoh di blog seperti menghindari kata berulang/redundan.

Contoh hubungan spesifik:

  • Di blog ada contoh kalimat tidak efektif: "Ada banyak macam-macam makanan..." → Reel mungkin menunjukkan kalimat serupa sebagai "kalimat ke-7 yang fatal" karena pleonasme ("banyak macam-macam" = berlebihan).
  • Tujuannya sama: Membuat siswa bisa menyusun kalimat yang efektif, ringkas, dan sopan sesuai kaidah.

Jadi, secara singkat: Blog = pelajaran lengkap (teori + detail). Reel = video pendek pengingat/praktik dari topik utama blog (paling mungkin Kalimat Efektif + Pleonasme).

HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI

HUBUNGAN ANTARA KEDUA MATERI: 1. Isi Link Kedua (Blog: Materi Bahasa Indonesia Kelas IX SMP PJJ – Januari 2026) Link ini berisi materi lengk...